Jakarta

Pemerintah Akan Memantapkan Program KLBB

×

Pemerintah Akan Memantapkan Program KLBB

Sebarkan artikel ini

Jakarta,Bina TV, –¬†Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Bateri (KLBB) konsisten di kembangkan oleh Pemerintah.Beberapa aturan dan target tinggi penggunaan dan aktivitas produksinya di Tanah Air telah diterbitkan.

Pemerintah akan segera menerbitkan aturan baru sebagai upaya mempercepat era kendaraan listrik. Regulasi itu akan diinformasikan sendiri oleh Presiden Joko Widodo,sebut Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Saya bisa sampaikan di sini, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada policy baru dari pemerintah yang jujur saja baru dirapatkan kemarin dipimpin Bapak Presiden, mungkin belum bisa saya buka tapi itu juga salah satu cara pemerintah RI untuk mendorong lebih cepatnya pertumbuhan industri kendaraan listrik, baik itu mobil atau roda dua,”ucap Agus pada Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI yang disiarkan YouTube Komisi VII DPR RI, (7/12).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya mengatakan pemerintah berpeluang memberi subsidi Rp6,5 juta untuk pembelian motor listrik pada tahun depan.

“Misalnya sepeda motor sedang kita finalisasi. Berapa juta mau kita kasih subsidi sepeda motor. Mungkin Rp6 juta? Di Thailand mungkin Rp7 juta, mungkin kita Rp6,5 juta kira-kira berkisar segitu. Jika Anda ingin mengganti sepeda motor konvensional ke listrik, lakukan tahun depan. Anda akan mendapatkan subsidi,”terang Luhut di acara Welcoming Stronger Investment Post-Pandemic beberapa waktu lalu.

Kemenperin melalui Agus menargetkan 400 ribu mobil listrik dan 1,76 juta motor listrik bisa diproduksi pada 2025. Sementara target jangka panjang pada 2035 setidaknya 1 juta mobil listrik dan 32 juta motor listrik bisa diproduksi di dalam negeri.

Kemenperin mencatat, hingga saat ini sudah ada 4 perusahaan bus yang mampu memproduksi kendaraan listrik di Indonesia. Sementara perusahaan mobil penumpang ada 3, dilanjut 35 perusahaan motor listrik yang bisa memproduksi secara lokal.

“Total investasinya Rp1,92 triliun, ini perlu kita dorong. Dan sampai dengan September 2022 terdapat 25 ribu uni, memang masih kecil, unit KLBB yang sudah teregistrasi,” Ucap Agus.Rinciannya ialah 21.668 unit sepeda motor listrik, 3.317 mobil penumpang listrik, 237 unit roda 3 listrik, 51 unit bus listrik, dan 6 unit mobil listrik untuk barang.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *