Sibolga

Pengaduan Masyarakat soal Distribusi Solar di Sibolga Masih Mandek

101
×

Pengaduan Masyarakat soal Distribusi Solar di Sibolga Masih Mandek

Sebarkan artikel ini

Sibolga | Bina TV  – Proses penyelidikan atas laporan warga yang diajukan oleh salah satu organisasi masyarakat sipil ke Mapolres Sibolga terkait dugaan penyimpangan distribusi BBM jenis solar dinilai masih berjalan di tempat. Laporan yang masuk sejak beberapa waktu lalu itu menyoroti aktivitas mencurigakan di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN).

Kronologi persoalan ini bermula dari pengamatan sejumlah awak media dan aktivis LSM di wilayah Sibolga serta Tapanuli Tengah. Mereka mendapati adanya kegiatan bongkar muat minyak solar dari truk tangki milik PT Indra Angkola yang berhenti di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pondok Batu, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Keberadaan kendaraan logistik tersebut sempat menjadi perhatian publik pada bulan lalu, ketika diketahui muatan solar hendak diturunkan di lokasi tersebut. Hal yang menjadi sorotan adalah ketidaksesuaian dokumen perjalanan; di mana surat jalan mencantumkan alamat pengiriman ke sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), namun faktanya di titik tujuan tersebut tidak terdapat fasilitas SPBU sama sekali.

Meskipun sempat ditahan sementara oleh pihak terkait, proses pembongkaran solar akhirnya tetap dilanjutkan. Muatan tersebut kemudian dialihkan ke salah satu kapal nelayan yang tengah bersandar di dermaga TPI Pondok Batu.

Menindaklanjuti kejanggalan itu, perwakilan LSM setempat secara resmi menyurati Polres Sibolga melalui mekanisme pengaduan masyarakat (Dumas). Surat tersebut meminta kepolisian untuk mengusut tuntas rantai distribusi yang dianggap menyalahi aturan tersebut.

Dalam upaya memantau perkembangan perkara, dua orang wartawan mendatangi kantor Polres Sibolga pada pukul 09.00 WIB. Namun, hingga saat ini pihak penyidik yang ditemui hanya memberikan pernyataan singkat bahwa laporan tengah dalam tahap verifikasi dan meminta agar seluruh pihak menunggu hasil proses hukum yang berjalan.

Pantauan dilanjutkan ke kantor Depot Pertamina Sibolga guna meminta keterangan resmi dari kepala depot. Akan tetapi, petugas keamanan di lokasi menyebutkan bahwa kepala depot sedang menjalankan tugas di luar kantor. Petugas sempat mencatat nomor kontak wartawan dan berjanji akan menghubungi setelah pimpinan kembali bertugas.

Meski belum ada titik terang, para wartawan dan elemen LSM di Kota Sibolga menyatakan akan terus melakukan pengawalan secara intensif terhadap kasus ini. Mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa perkara tersebut tidak berhenti di tengah jalan dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku hingga ke meja persidangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *